Minggu, 05 Januari 2014

HAMSTER: Hamsterku Melahirkan, Gimana nih??


HAMSTER: Hamsterku Melahirkan, Gimana nih??


Tenang kawan, saat hamster kalian melahirkan ada beberapa hal yang wajib kalian lakukan. Nah bagi newbie, akan saya bagi pengalaman saya ketika si hammy melahirkan.

    1. Kalian pisahkan antara jantan dan si induk yang melahirkan.
Ini penting karena hamster bersifat kanibal. Meskipun diamal tidak demikian, tapi hal ini akan memperkecil kematian si bayi yang lemah dari pejantan yang masih menganggapnya benda asing.

    1. Beri serbuk kayu pada kandang.
Serbuk kayu berfungsi sebagai penghangat saat suhu dingin. Hamster yang baru lahir mash berwarna pink dan belum ditumbuhi bulu. Jadi untuk menjaganya tetap hangat berikan serbuk kayu secukupnya. Oya kalo nggak ada serbuk kayu bisa pake potongan kertas tisu atau koran.

    1. Jangan telat kasih makan dan minum.
Ini penting kawan supaya si induk nggak kelaparan dan jadi kalap menyantap anak-anaknya.

    1. Meletakkan kandang ditempat yang teduh, tenang dan minim cahaya.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kesetressan si induk sehingga bisa total menyusui si bayi hamster dan tidak menjadi agresif.

    1. Jangan sekali-kali memegang bayi hamster.
Bau yang berbeda akan melekat pada tubuh bayi hamster saat kita memegangnya. Hal ini akan dianggap sebagai ancaman oleh induk hamster. Oleh karena itu kawan, jangan dipegang ya si baby.

Nah, itu tadi kawan sekilas tentang upaya yang harus kalian lakukan ketika si hamster melahirkan. Jaga baik-baik hamsternya ya kawan, berawal dari kecintaan bisa berujung bisnis loo.. Selamat mencoba!


HAMSTER: Cara Merawat



HAMSTER: Cara Merawat

                Gimana? Udah dipilih belum hamsternya?? Nah, buat kalian yang udah memiliki hamster saya kasih tips merawatnya biar hamster kalian tetep lucu, aktif dan sehat. 

    1. Pakan
Menurut literatur yang saya baca, hamster adalah binatang gurun, hidupnya ditempat kering. Otomatis jenis makanan hamster dihabitat aslinya ialah biji-bijian dan tumbuhan yang mengandung sedikit air. Ingat, hamster bukan kelinci. Perut mereka nggak cocok dengan makanan berair. Selain itu pantangan yang lainya ialah hamster tidak boleh diberi jenis jeruk apapun. Jadi, kanan yang aman untuk hamster ialah millet, biji bunga matahari dan sayuran yang tidak terlalu segar dan mengandung sedikit air, seperti wortel, kacang panjang dan tauge. Bisa juga dikasih kukis atau kue kering tapi tidak boleh sering-sering, bisa obesitas nantinya dan amster jadi tidak lagi lincah.


    1. Kandang
Kandang bisa berupa aquarium bekas atau memang kandang khusu yang disediakan untuk hamster. Nah, ini penting banget! Ukuran kandang hamster sangat mempengaruhi tingkat kelincahan. Semakin besar ukuran kandangnya, semakin aktif hamster itu bergerak. Kandang juga harus dibuat agak tinggi karena hamster adalah pelompat handal. Selain itu kandang sengan model jeruji-jeruji harus diperhatikan baik-baik ukuranya. Karena hamster bisa saja menyelinap keluar karena tubuhnya sangat elastis. 



    1. Kebersihan
Kandang harus diberi pasir ata serbuk kayu supaya bisa mengurangi bau yang dihasilkan dari pipis dan pup nya. Pasir atau serbuk kayu harus diganti secara rutin supaya tidak tumbuh jamur, maksimal sebulan sekali. Bila dibiarkan dan tidak diganti akan menyebabkan hamster mudah terserang penyakit, bau menyengat dan menimbulkan alergi pada orang-orang disekitarnya. Nggak mau kan sakit gara-gara hamster yang kotor?? Ada lagi nih cara biar hamster tetep wangi, yakni sediakan wadah yang diisi dengan pasir mandi wangi. Semuanya tersedia di petshop.

    1. Permaianan
Hamster adalah hewan nokturnal, aktifnya dimalam hari. Supaya kesehatan hamster tetap terjaga, dan saat aktifnya tidak percuma, beri permaianan didalam kandang seperti bola putar, kincir putar, atau pipa lorong. Hal ni bisa membiasakan hamster untuk terus bergerak aktif dan mencegah obesitas. Jangan memilih mainan yang berisik ya teman, dijamin, nanti kalian nggak bisa tidur. Hehehe.

                Gimana tipsnya? Hehee.. itu tadi seputar pengalaman saya memlihara hamster. Semoga bermanfaat untuk kalian. Tunggu terus info selanjutnya yaaa..




HAMSTER: Memilih Hamster sebagai Peliharaan



HAMSTER: Memilih Hamster sebagai Peliharaan

            Kenapa hamster? Kenapa hamster?? Because they’re absolutely cute. Hamster itu binatang mini yang nggak butuh ruang dan makanan  banyak. Nggak bikin repot dan gampang dijinakkan.  So, they’re nice pets for your family.
Oke teman, pada artikel ini saya akan jelaskan bagaimana cara memilih hamster sebagai hewan peliharaan. Disimak baik-baik ya..
    1. Hamster harus lincah dan aktif
    2. Hamster harus bermata bening dan bersih
    3. Hamster harus memiliki corak yang terang
    4. Hamster tidak boleh cacat
    5. Hamster terbebas dari penyakit seperti flu dan jamur
Kelima poin diatas penting lo teman, soalnya kalo hamster tidak lincah menandakan dia tidak sehat. Hamster yang tidak lincah juga tdak bisa diajak bermain. Mereka akan cenderung pasif dan makan terus menerus. Yang bisa menyebabkan obe pad si Hamster. Hii.. gak maukan hamsternya cepet mati?
Mata bening dari hamster juga menandakan kesehatanya. Selain tu corak yang jelas pada bulunya menandakan bulu tak mudah rontok. Bulu dari hamster memungkinkan memicu alergi, jadi kudu pinter-pinter milih hamster. Hamster yang cacat juga akan berpengaruh pada kelincahanya. Jadi kan ngak seru kalo liat hamster kita lesu terus karena mereka tidak bisa bermain secar normal seperti yang lainya. Penyakit yang umum menyerang hamster ialah flu dan jamur. Hal itu karena kebersihan kandang kurang terjaga. Hamster yang mengidap penyakit bisa menularkanya pada manusia loo.. Hii.. gak maukan sakit gara-gar hewan peliharaan.
Nah, itu tadi sob sedikit info yang saya tau seputar memilih hewan yang imut ini. Buat kalian yang udah mutusin memelihara hamster, selamat memilih ya.. ^_^